Selasa, 12 Maret 2019

Mengunjungi Danau Hoan Kiem - Ho Hoan Kiem

Old Quarter Hanoi ditepi "Danau Pedang yang Kembali"), akhirnya berkembang menjadi tujuan para pelancong saat berkunjung ke Hanoi. Lebih-lebih para Backpackers, maka Old Quarter merupakan persinggahan utama bagi mereka. Dan danau ini merupakan salah satu tempat menarik di tengah kota dan menjadi sebuah titik pusat keramaian bagi masyarakatnya. 
Menurut Wikipedia ....heehehe .... 

Awal 1428, Kaisar Le Loi berperahu di danau, kemudian Dewa Kura-kura Emas Kim Qui muncul dan meminta pedang saktinya.Pedang pemberian Raja Naga (Long Vương) beberapa waktu sebelumnya, digunakan untuk memberontak melawan Dinasti Ming (Tiongkok). Di kemudian hari, cô Lợi mengembalikan pedang itu kepada kura-kura tersebut setelah ia selesai melawan Tiongkok. Nama pertama danau Hoàn Kiếm adalah Tả Vọng, yaitu saat Raja belum memberikan pedang saktinya kepada Dewa Kura-kura Emas......... ayo baca sendiri ....





Dibagian utara danau ada sebuah pulau yang dinamakan Pulau Jade tempat Kuil Gunung Jade (Kuil Ngoc Son) berdiri. Kuil ini didirikan pada abad ke-18, untuk menghormati pemimpin militer abad ke-13 Tran Hung Dao yang berperang melawan Dinasti Yuan. Pulau Jade dihubungkan ke tepi danau dengan jembatan dari kayu yang dicat merah. Jembatan ini dinamakan The Huc yang artinya Jembatan Sinar Matahari Pagi  

 Jembatan Sinar Matahari Pagi dibelakan saya, menghubungkan tepi danau dengan Pulau Jade

Taman bunga ditepi danau sebelum masuk gerbang Pulau Jade. 
Iklim Vietnam Utara di Hanoi membuat bunga tumbuh dengan indah.

Menara Pen, sebelum jembatan penghubung. 
Ada kolam kecil yang di-ibaratkan sebagai tempat tinta untuk menulis. 
Terdapat tulisan “Ta Thien Thanh” yang berarti “Tulis di langit biru”

Sebelum masuk, beli tiket dulu. Harga tiket berbeda untuk warga lokal dan warga asing. Wajah lokal kita (rata-rata orang Vietnam sama dengan kita), hampir saja menguntungkan, karena saya diberi tiket untuk warga lokal. Namun karena saya berbicara bahasa Inggris akhirnya tiket diganti menjadi seperti ini:

Harga tiket untuk warga asing 30.000,- Vietnam Dong


Dac Nguyet Lau atau Moon Welcome Gate
Mejeng diatas jembatan The Huc, Jembatan Sinar Matahari Pagi 
meskipun saya berkunjung di sore hari.

Karena malam ini menginap di hotel, 
maka punggung saya terbebas dari ransel backpack yang beratnya 5 Kg.


Gerbang-gerbang yang penuh makna. 
Masing-masing memiliki arti sesuai dengan keyakinan pembuatnya.






 Temple of the Jade Mountain atau dalam bahasa Vietnam: Đền Ngọc Sơn. 
Para peziarah yang ingin berdoa bercampur dengan pendatang yang hanya 
mengagumi dan melihat keindahan lokasi.


Ruang utama Temple of the Jade Mountain atau Đền Ngọc Sơn tempat menghormati para leluhur. 


Dari catatan yang berhasil saya kumpulkan, pada tanggal 2 Juni 1967, sebuah perusahaan makanan di Hanoi menangkap seekor kura-kura besar di danau Hoan Kiem.
Kura-kura itu memiliki berat sekitar 200 kg dan panjang sekitar 2 meter. Perusahaan itu menawarkan  daging kura-kura tersebut, tetapi Komite Rakyat Hanoi dan walikota marah dan menghentikan maksud pengusaha tersebut.
Namun kura-kura itu  mati karena luka yang diakibatkan oleh jaring nelayan dan ada kabar bahwa kura-kura tersebut dipukul dengan logam supaya dapat ditarik ke perahu.
Akhirnya kura-kura tersebut diawetkan dan ditempatkan di Ngoc Son Temple pada sisi kiri ruang utama.






Ternyata buah betul ....nggandul....bukan cantolan atau plastik busa dicat kuning.






Duduk santai di tepi telaga sambil memandang  berdidrinta Thap Rua.
 
The Turtle Tower atau Menara Kura-kura yang dalam bahasa Vietnam disebut dengan Thap Rua. Konon menara ini  dibangun guna memperingati kembalinya pedang Thua Thien ke dasar danau oleh kura-kura raksasa.  


 Kemanapun jangan lupa menandai lokasi-lokasi WC umum......hehehehe...


Backpakers Note's:
Terlalu pagi masuk bandara Noi Bai ? cek in hotel masih nanti jam 14.00 ?
Naik Bus Kota 07 sampai habis trayeknya (penumpang turun semua) ...ganti Bus Kota 09 sampai habis...bis.....itulah Hoan Kiem.
Pengalaman saya Bus Kota 07 di Bandara tidak berhenti, cuma lewat....berhenti ....silahkan naik. Jangan lupa VND 8.000,-




Minggu, 10 Maret 2019

Lewat Bandara Noi Bai Mengunjungi Vietnam

Pesawat dari Kuala Lumpur menuju Hanoi berangkat tepat waktu, meskipun setelah terbang lebih dari 1 jam, Pilot mengumumkan pesawat Return To Base (RTB). Perasaan saya kondisi pesawat normal-normal saja, disamping itu saya melihat sekeliling, tidak ada reaksi dari penumpang. Pikiran saya, mereka itu tidak ngerti maksud pengumuman Pilot atau RTB dianggap kejadian yang biasa. Karena memahami RTB adalah permintaan yang sangat urgent dari Pilot, maka hati saya tidak tenang. Semula yang waktu saya, saya gunakan untuk tidur sekarang saya gunakan untuk melihat sayap pesawat. Melihat kondisi sayap yang terus datar dan suara mesin yang stabil, akhirnya hati ini jadi tenang sampai pesawat kembali mendarat di KLIA 2. 

Jam 10.30 dengan nomor penerbangan yang sama akhirnya penumpang diterbangkan kembali ke Hanoi dengan mengunakan pesawat terbang pengganti.
Mendekati jam 13.00 pesawat yang saya tumpangi mendarat mulus di bandara Noi Bai – Hanoi.

Mendarat di bandara Internasional Noi Bai Hanoi.

Males jalan .....hehehehe.....

Foto sebentar sebelum masuk area Imigrasi yang dilarang membuat foto

Ini adalah kunjungan saya yang ke-dua di Hanoi dan yang ke-empat untuk kunjungan ke Vietnam. Lega juga perasaan ini, meskipun ada beberapa jadwal kunjungan lokal yang terpaksa harus meleset.


 Urusan Imigrasi cukup sederhana dan cepat, tidak ada pertanyaan dari petugas, paspor di-stempel “Arival” dengan masa kunjungan 30 hari.

Ambil uang di ATM
Karena tidak membawa bekal uang lokal, Vietnam Dong VND, maka lebih dahulu saya harus mencari mesin ATM untuk menarik sejumlah dana penunjang hidup selama di Vietnam.
Dari pengalaman yang sudah-sudah, maka yang saya cari adalah ATM dari Agri Bank. Karena Agri Bank hanya menarik fee sebesar VND 22.000,- untuk setiap transaksi sementara bank-bank lain akan menarik fee lebih besar. Saya menarik VND 3.000.000,- batas maksimum dari sekali transaksi. Uang yang keluar VND 3.000.000,- tetapi di struk yang keluar dari mesin ATM ada tambahan VND 22.000,- Maka dari itu saran saya, pikir dulu kebutuhan uang, jangan menarik sedikit-sedikit, karena berapapun yang di-ambil tetap dikenakan tambahan VND 22.000,-

Struk ATM yang dikeluarkan oleh Agri Bank. Ada tambahan VND 22.000,-

Untuk menuju lokasi ATM Agri Bank, .keluar dari pintu Custom (Bea Cukai) belok ke-arah kiri, melewati kursi-kursi tunggu penumpang, terus sampai mentok.


Ada tiga ATM, satu diantaranya adalah ATM Agri Bank. Karena ATM ini sudah popular dikalangan Backpackers, maka memerlukan kesabaran untuk menunggu orang lain yang juga akan menarik dana. Saya menggunakan kartu ATM dari salah satu bank swasta di Indonesia, yang kalau saldonya diatas Rp. 10.000.000,- maka tidak dikenakan biaya administrasi. Namun dari pengalaman yang sudah-sudah, BTN akan menarik Rp. 15.000,-, Bank Mandiri menarik Rp. 20.000,- dan Jenius BTPN menarik Rp. 25.000,- untuk setiap transaksi yang dibebankan langsung pada penagihan dalam Rupiah dicetak dibuku tabungan.
Uang VND yang keluar dari ATM tidak satu macam pecahan, tetapi berbagai macam pecahan. Pecahan paling besar adalah VND 500.000,-, sebuah nilai yang cukup besar. Sehingga untuk mendapatkan uang kecil sebagai bekal membayar bus kota, saya menukar uang Bath sisa dari kunjungan ke Thailand di Money Changer yang cukup banyak di lobi bandara. Karena Cuma THB 1.000,- saya minta pecahan uang kecil pada mbakyu yang bertugas.
Saran lagi…. kalau membawa uang asing (jangan menukar Rupiah lho..) sebaiknya ditukar di bandara jangan di-kota. Kurs paling bagus hanya ada di Money Changer bandara, baik itu Hanoi maupun Saigon.

Transportasi ke Kota.
Bandara Internasional Noi Bai ke Hanoi relative jauh, sekitar 30 Km.
Moda transportasi yang ditawarkan cukup membuat iri saya, karena di NKRI, hampir setiap bandara moda transportasinya tidak ada yang murah. Kecuali yang saya rasakan adalah Jogya, bandara Adisucipto memiliki pilihan moda transportasi murah (Trans Jogya) sampai mahal (taxi). Juga bandara Ahmad Yani Semarang ada moda transportasi murah, Trans Semarang, sayang harus berjalan agak jauh nyeberang rel kereta api.
Tarip taxi di bandara Noi Bai ini untuk ukuran saya cukup mahal.


Untuk taxi dengan 5 penumpang, paling murah per-kilo meter VND 12.500,- dan yang paling mahal VND 13.700,- belum termasuk tarip Tol.
Ada beberapa alternatif dengan menggunakan Bus Kota.


Keluar bandara jalan ke-arah kiri ...... terus sampai keluar dari teras bandara Noi Bai.


Akan bertemu dengan petunjuk seperti ini.


Bus Kota nomor 07, tujuan kota, ada juga Bus Kota nomor 17 tujuan Long Bien. saya memilih Bus Kota 07 karena sekalian ingin melihat kota Hanoi.


Interior Bus Kota nomor 07. Ibu Kondektur cukup duduk dibelakang pak Sopir.

Gia Ve: 8.000 Dong/Luot .....mungkin Ongkos 8.000 Dong per Orang....hehehehe

Tarip Bus Kota cukup murah, cuma VND 8.000,- per orang jauh-dekat. Tarip tercetak tebal dibagian kaca jendela bua. Tida ada perbedaan tarip untuk penduduk lokal maupun pendatang. Namun harus di-ingat, koper besar atau tas besar yang kita bawa kalau dilihat oleh kondektur volumenya sama dengan orang, maka akan kena tarip sebesar tarip penumpang.....

Menunggu bus kota lanjutan, turun dulu dari bus 07

Pemberhentian terakhir Bus Kota 07 adalah Cau Giay, sebuah lokasi tengah kota Hanoi. Ini adalah Hub Station, beberapa Bus Kota sambungan dapat dipilih untuk banyak tujuan di kota Hanoi.
Saya menunggu Bus Kota 09 yang menuju telaga Hoa Kiem, dimana hotel tempat saya bermalam berada. Hoa Kiem Lake kadang juga dinamakan Old Quarter, sebuah daerah luas tempat tujuan para Backpackers seluruh dunia berkumpul di Hanoi.

Bus Kota 09 masuk tepi telaga Hoa Kiem.

 Untuk Bus Kota 09 harga tiket 7.000,- Dong

Kalau ingin keliling Hanoi ada bus open deck hop on-hop off.

Tiketnya beli disini .....untuk saya cukup mahal, jadi cuma lihat dan foto didepannya saja.

Ada papan besar petunjuk lokasi.


Backpacker Note's kali ini:
1. Gunakan mesin ATM Agri Bank. Lokasi di Bandara Noi Bai, keluar dari pintu Bea Cukai (Custom) belok kiri ..... jalan terus sampai mentok.
2. Menuju kota Hanoi pakai Bus Kota saja, murah. Terminal Bus Kota, keluar pintu kedatangan, belok kiri terus.....