Selasa, 23 Januari 2018

Transportasi Bus Yangon International Airport


Beberapa tahun yang lewat, transportasi murah dari Yangon International Airport menuju down town Yangon menggunakan bus kota bobrok dengan nomer yang sudah mendunia, bus kota 51.
Setiap membuka blog atau situs perjalanan, yang menjadi favorit adalah bus kota 51 ini, yang di bus-nya tidak ditulis 51 tetapi ditulis dengan angka Myanmar yang membuat orang bingung.
Sejak tahun 2017 di Yangon sudah ada Yangon Bus Service (YBS) yang mengoperasikan bus-bus besar dengan pendingin segar didalamnya.


Gambar1. Bus Kota 51 yang sudah obsolete alias tidak ada lagi

 Bandara Yangon sendiri memiliki Bandara Internasional Terminal 1, Bandara Internasional Terminal 2 dan Bandara Domestik. Saya tidak tahu airline apa saja yang mendarat di Terminal 2 sebab saya dengan naik Air Asia mendarat di Terminal 1.


Gambar 2. Daftar Airline yang ada di Terminal 1

Setelah proses Imigrasi selesai, mungkin belum memiliki uang yang berlaku di Myanmar, Kyat.
Ingat, peraturan yang berlaku di Myanmar membuat USD menjadi tidak bisa digunakan di kota-kota Myanmar. Penukaran uang di dalam Terminal 1 Bandara Yangon membedakan kurs USD 100-an dengan USD dibawah 100-an. USD 100-an akan ditukan dengan nilai yang lebih tinggi dari pada USD yang kecil. Jangan membawa IDR sebab tidak laku, silahkan membawa SGD, MYR atau THB.
Penukaran uang di Terminal 1 hanya ada pecahan Kyat 10.000,-, kalau kita memaksa paling kecil kita dapatkan pecahan Kyat 1.000,-

  Gambar 3. Uang Kyat.

Kalau hanya mendapatkan pecahan Kyat 10.000,- silahkan dipecah dulu dengan membelanjakan makanan atau apa di dalam Terminal 1. Sebab pecahan 10.000,- di Myanmar sangat besar, apa lagi kalau kita akan naik bus kota. Tarif bus kota Kyat 200,- dan harus dibayar dengan uang pas, karena uang tersebut dimasukkan kedalam kotak dekat Pengemudi dan tidak ada uang kembali.

Gambar 4. Tampak depan Terminal 1 Yangon International Airport

Setelah urusan penukaran uang selesai, keluar dari bandara lalu belok kanan, berjalan menyusuri bangunan bandara.

Gambar 5.

Berturut akan kita lewati Bandara Terminal 2 kemudian Bandara Domestik, silahkan terus berjalan, sebaiknya berjalan diatas trotoar sebab taxi-taxi bandara jalannya cepat-cepat.

Gambar  6. Terminal 2 Yangon International Airport

Terus berjalan, sebelah kiri jalan tampak pemandangan seperti ini. Ingat kendaraan di Myanmar berlawanan dengan sistem kendaraan di negara kita. Mobil menggunakan kemudi sebelah kanan.

Gambar 7. Taman untuk membuat sejuk cuaca bandara yang sangat panas.

Gambar 8. Selamat datang ke Yangon

 Gambar 9. Kalau sudah ketemu ini, maka pertigaan tempat bus kota yang menuju Yangon down town sudah hampir dekat.

 Gambar 10. Petunjuk jalan pertigaan yang ada didepan.

 Gambar 11. Kelihatan Pertigaan jalan didepan.

 Gambar 12. Ambil jalan yang menuju arah kanan.

 Gambar 13. Orang lokal menyebut tempat ini sebagai Ten Mile

Gambar 14. Ada toko besar kemudian silahkan berhenti didepan pasar.

 Gambar 15. Didepan pasar ini silahkan menyeberang. Tetapi hati-hati kendaraan cukup padat.

Karena arah jalan berbeda dengan yang ada di negara kita, maka didepan pasar ini adalah arah bus kota yang berasal dari kota Yangon. Jadi untuk naik bus yang menuju Yangon, kita harus menyeberang jalan didepan pasar ini. Ingat bus kota di Yangon tidak mau berhenti disembarang tempat. Bus hanya berhenti di Halte atau Pemberhentian Bus saja.

 Gambar 16. Bus Kota 37 yang membawa kita ke kota Yangon sejauh 10 mil dari sini.

Sediakan uang pas Kyat 200,- ingat tidak ada Kondektur dan Pengemudi hanya melihat orang yang masuk kedalam bus-nya. Tidak ada proses uang kembali kalau uang kita tidak pas Kyat 200,-. Masuk kedalam bus lewat pintu depan, masukkan uang kedalam kotak dekat pak Sopir, masuk, cari tempat duduk atau pegangan kalau tempat duduk sudah penuh. Pintu keluar ada ditengah-tengah bus yang akan dibuka pak Sopir saat bus benar-benar sudah berhenti tepat di Pemberhentian yang ditetapkan.

Senin, 22 Januari 2018

Ke Bandara A Yani Semarang naik Bus Trans Semarang

Masih banyak orang yang enggan menuju atau dari bandara dengan menggunakan jenis transportasi selain taxi. Banyak anggapan bahwa naik pesawat terbang memiliki kebanggan yang lebih tinggi dibanding naik kapal laut atau kereta api. Meskipun untuk naik pesawat masih dibedakan dengan kasta. Kasta tertinggi di negara kita adalah Kasta Garuda, dibawahnya ada Kasta Lion Batik kemudian berturut turut sampai ke Kasta pesawat yang kalau tidak menunda keberangkatan tidak afdol. Saya akan bercerita saat saya dari Stasiun Semarang Tawang naik Bus Trans Semarang menuju Bandara A. Yani Semarang hanya mengeluarkan dana Rp. 3.500,-


Kota Semarang memiliki Transportasi Bus Kota dengan nama Trans Semarang yang trayeknya di bagi menjadi Koridor-Koridor. Masing-masing Koridor memiliki cakupan yang cukup luas dan di beberapa tempat Koridor-Koridor tersebut saling bersinggungan. Sehingga penumpang dapat berpindah bus untuk menuju tempat yang dikehendaki tanpa harus membayar lagi (asal tiketnya tidak dihilangkan).

Gambar 1. Trayek Bus Trans Semarang.

Keluar dari Stasiun Kereta Api Semarang Tawang, di tepi jalan terlihat tempat Pemberhentian Bus Trans Semarang.
Gambar 2. Keluar dari Setasiun Semarang Tawang.

Gambar 3. Pemberhentian Bus Trans Semarang di Stasiun Semarang Tawang.

Pilih Bus Trans Semarang Koridor 4, yang akan mengantar kita ke Bandara A. Yani Semarang hanya dengan tarip Rp. 3.500,- . Tiket akan ditarik oleh Kondektur Bus setelah bus berjalan, jadi tidak perlu membeli tiket bus di-loket. Jangan kawatir, jumlah Bus Koridor 4 ini cukup banyak, bus berangkat dalam interval waktu yang pendek, sehingga kita tidak perlu menunggu terlalu lama.

Gambar 4. Bus Trans Semarang masuk area Bandara A Yani.

Saat berbelok menuju jalan ke Bandara, bus akan diperlakukan seperti mobil pribadi maupun taxi. Pak Pengemudi Bus akan mengambil tiket masuk dari Mesin Tiket, kemudian palang dibuka otomatis, Bus kembali berjalan tetapi tidak sampai di depan Bandara, Bus berputar sebelum menyeberang rel kereta api dan berhenti di Pemberhentian Bus.

Gambar 5. Pemberhentian Bus Trans Semarang di Bandara A Yani

Kita bisa turun dan berjalan sebentar, menyeberangi rel kereta api, jalan sebentar sudah sampai di Terminal Kedatangan dan berjalan lagi sudah sampai Pintu Keberangkatan Bandara A Yani Semarang. Kalau dijumlah tidak lebih kita berjalan sejauh 300 meter.
Proses pulangnya juga sama, berjalan kaki menuju Pemberhentian Bus, tunggu Bus Trans Semarang Koridor 4 datang.

Gambar 6. Keluar dari Bandara, jalan terus.....

Gambar 7. sampai melewati rel ganda 

Gambar 8. Terlihat Pemberhentian Bus Trans Semarang Koridor 4 yang tadi

Pesan saya, hati-hati saat menyeberangi rel ganda, saat ditutup oleh petugas sebaiknya tunggu sampai kereta apinya lewat.

Senin, 13 November 2017

Nong Nooch Tropical Botanical Garden

Usai mengunjungi Floating Market Pattaya, rombongan PPTI menju ke Nong Noch Tropical Botanical Garden.
Menurut cerita Lokal Guide, ditahun 1954 Mr. Pisit dan Mrs. Nongnooch Tansacha membeli tanah seluas 1500 rai atau sekitar 600 acre atau sekitar 2,4 Km-persegi. Tanah tersebut direncanakan untuk kebun buah-buahan lokal, seperti mangga, jeruk dan sebagainya. Namun seiring waktu Mrs. Nongnooch mengubah kebun tersebut dari hanya kebun buah-buahan menjadi kebun yang berisi bunga dan tumbuhan tropis.
Pada saat dibuka untuk umum tahun 1980, Nong Nooch Botanical Garden dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari ruang seminar, kolam renang, restorant ditambah dengan atraksi gajah.
Bagi Tourist Indonesia, akhirnya yang populer untuk Nong Nooch adalah melihat pertunjukkan sejarah kultural Siam dan atraksi gajah. Justru yang menjadi inti dari pembangunannya sebagai botanical garden jadi kabur.

Bagian Nong Nooch yang akhirnya lebih populer.

Kira-kira seperti ini Nong Nooch dilihat dari udara... 
(saya kutip dari Wikipedia karena ada catatan boleh free share) 
Tumbuhan Tropis memenuhi halaman Nong Nooch Botanical Garden

Akhirnya sampai juga menginjakkan kaki di ranah Nong Nooch sebelah gajah.

Langsung menuju Teater Gajah .... kelihatan disini letak kesalahan para Tour Leader. 
Andai kata diajak dulu muter-muter sambil melihat-lihat tanaman, tentunya lebih baik. 
Tidak lalu, akhirnya Nong Nooch adalah Pentas Gajah.

Jangan lupa catat jam pertunjukkan, biar urut kalau melihat. 

Sebelum nontonn gajah ber-aksi, nonton teater dulu


Mohon maaf ini gambar pelengkap yang saya ambil pada tahun 2011

 Kick Boxing gaya Muangthai dipentaskan juga ( 2011)


Perang gajah yang benar-benar ada gajah masuk panggung (2011)



Akhir pentas ditampilkan tarian-tarian, selanjutnya penonton harus pindah tempat dari ruang teater menuju ke lapangan gajah .

Di awali dengan tawaran photo bersama gajah (nggak gratis lho....)

Kemudian dilanjutkan dengan parade gajah berkeliling lapangan

di ahiri dengan salam dari gajah. Kalau berkenan bisa membeli pisang sebagai hadiah bagi gajah yang telah melakukan atraksi. Tetapi ada juga gajah yang suka dengan uang Bath. Kalau pisang akan langsung ditelan gajah, kalau uang Bath dengan belalai diberikan ke pawangnya. 
Mungkin sang pawang mbisiki gajahnya ya.....

Ini gajah yang tidak mau pisang.....lebih suka uang Bath

Ada pertunjukkan gajah menggambar.

Gajah bermain paser, main sepak bola .... cuma ada sedikit perbedaan dengan yang pernah saya lihat beberapa tahun yang lalu .... saya kok tidak melihat gajah naik sepeda. Mungkin saja sepedanya sudah rusak ya .....

Lah ini yang mengerikan.....gajah melewati orang tidur dan ada juga pijat gajah.

Selesai pertunjukkan gajah, dipintu keluar ada juga hewan lain ... foto dengan macan putih doreng hitam. Seingat saya .... duluuuu macannya berbulu putih.

Kalau masih belum puas didalam, dihalaman luar masih bisa foto-foto dengan gajah.
Tarifnya 100 Bath untuk 3 pose.

Backpacker Note's:
Untuk menuju ke Nong Nooch ini harus sewa taxi atau kendaraan sewa lain, sebab tidak ada kendaraan umum. Di Pattaya cari teman untuk sharing. Namun dari dana yang kita keluarkan, hasilnya memadai alias impas. Asalkan mau keliling melihat-lihat tanaman dan obyek lainnya yang ada. Sediakan waktu sehari untuk berkunjung ke Nong Nooch.